ini cuma cerita buat seneng2 aja, tak
ada maksud untuk mengejek atau apapun. jika ada kesamaan nama mohon dimaklumi.
Selamat membaca :)
“Darimana lo?! Tak cariin juga!”. Rista langsung mengomel saat melihat
Flo berjalan ke arahnya. Flo tersenyum hangat. “Oiya kemarin kan...”. Rista
terlihat kaget. “Flo, jangan bilang lo abis ngebuat orang sakit hati?!”
Mendengarnya Flo kembali tersenyum. Ia pun duduk ditempatnya saat
mendengar bel masuk berbunyi.
“Ternyata lo tegaan ya Flo”. Rista hanya geleng-geleng.
****
“Flo,lo nggak lupa kan kalo hari ini...”. Alfa menghampiri Flo yang
sedang mengemasi barang-barangnya.
“Nggak kok”. Potong Flo tersenyum
Alfa ikut tersenyum. “Cuma gue nggak bisa jamin bisa dateng, sorry”. Flo terlihat
sedih.
Alfa mengangkat sebelah alisnya tanda tak mengerti. Tiba-tiba Rista
menyambar. “Ada rapat dadakan, Al!”
Alfa memandang Rista. “Rapatnya lama?”
Flo hanya mengangkat bahu. “Sorry ya, Al”. Flo terlihat bersalah.
“Tenang aja, gue bakal nunggu”
Terlihat wajah Flo berbinar. “Serius? Kalo lama gimana?”
“I’ll
wait you”. Alfa tersenyum membuat Flo makin terlihat bersalah.
Tanpa disadari Flo, Rista memandang Alfa heran, yang dipandang
hanya nyengir kuda.
“Sekali lagi sorry ya”. Alfa hanya mengangguk dan tersenyum. “Kayaknya
gue harus pergi, gue jadi ngerasa bersalah nih. Kalo nanti gue lama lo balik
aja ya, nggak usah nunggu gue”
“Entahlah”
“Udah sana, ntar lo telat!”. Rista mengingatkan. “Gue juga mau
pergi, duluan ya!”
****
“Oy, Ose!”
Dengan rasa malas Flo menoleh. “Kenapa ketua?”
“Yang nyuruh lo balik siapa? Lo belum nyerahin hasil rapat tadi!”
“Ooh. Gue kira mau ngerjain gue”. Pikir Flo lalu berbalik dan
mendekati Gio. “Nih!” Setelahnya Flo keluar.
*****
“Hei, lama ya?”. Flo langsung mendekati Alfa yang sedang berdiri
mengemasi barang-barangnya.
“Enggak, baru aja selesai”. Alfa masih mengemasi barang-barangnya.
“Perlu bantuan?”. Sebelum Alfa menjawab Flo langsung membantunya.
“Udah lo duduk aja, udah mau selesai ini”
“Lo kira gue bakal betah duduk sambil ngeliatin lo yang lagi repot
begini sementara gue masih jadi anggota kelompok lo?”
Alfa tertawa geli. “Terserah lo aja deh”. Alfa tersenyum ramah.
Mereka pun larut dalam obrolan yang entah kemana arahnya sambil
menyelesaikan tugas mereka yang belum usai. Tak berapa lama Flo izin pada Alfa
ke toilet. Flo tiba-tiba iseng ingin berjalan-jalan karena merasa dirinya
bosan, padahal biasanya ia sangatlah malas tapi entah kenapa saat ini ia sedang
ingin berjalan-jalan. Saat akan berbelok, tak sengaja mata Flo melihat sosok
yang tak asing baginya. Saat itu juga langkah Flo terhenti.
bersambung
bersambung






